Profil dan Sejarah Barito Putera

Profil dan Sejarah Barito Putera, klub sepak bola Barito Putera merupakan salah satu klub sepak bola tanah air, klub Barito Putera juga menjadi team yang patut untuk dibanggakan dan mempunyai reputasi baik di kancah persepakbolaan nasional.

 

Kini Barito Putera mengikuti kompetisi level atas kancah persepakbolaan tanah air, yaitu Liga satu Indonesia tahun. Karena mereka menjadi salah satu peserta Liga Satu di tahun 2017, Barito Putera menjadi salah satu peserta dari sekian klub yang terdaftar.

 

Perlu diketahui juga klub bola Barito Putera sebenarnya didirikan pada tahun 1988 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan lagi-lagi sama halnya seperti klub bola asal Kalimantan lainnya, atas inisiatif dari H. Sulaiman HB yang menginginkan kemajuan bagi dunia persepakbolaan Kalimantan di kancah nasional. Namun saat ini Barito Putera di ketuai oleh seorang presiden bernama Hasnuryadi Sulaiman. Kini Barito Putera mempunyai stadion baik itu tempat tanding maupun latihan atau bisa dibilang menjadi markas bagi Barito Putera, yaitu Stadion 17 Mei Banjarmasin. Team kesebelasan Barito Putera mempunyai dua julukan, pertama mereka dikenal dengan julukan Bekantan Hamuk, dan juga Laskar Antasari.

 

Jacksen F. Tiago dipercayai menjadi Manajer dari Barito Putera, Jacksen F. Tiago sendiri adalah mantan pelatih klub bola Persipura Jayapura. Pria ini mempunyai nama gemilang di kancah persepak bolaan Indonesia, bahkan  ia sempat beberapa kali membawa team kesebelasan Persipura Jayapura meraih gelar juara. Sangat besar harapan warga Banjarmasin kepada Jacksen F. Tiago agar bisa membawa Barito Putera meraih prestasi terbaiknya.

 

Sederet nama-nama pemain yang kini membela Barito Putera di Liga Satu Indonesia, seperti Muhammad Riyandi, Aaron Evans, Muhammad Roby, Douglas Packer, Muhammad Rifqi, Ambrizal, Yongki Aribowo, Amirul Mukminin, Agi Pratama, Dedi Hartono, Thiago Chuna, M. Hanif, Paulo Sitanggang, Gavin Kwan, Aditya, Valentino Telaubun, Nazar, Hansamu, Shahar Ginanjar, Shayroni, Fajar, Rizky, Rio Nugroho, Faisal, Dandi, Dimas, Matias, Rendra, David, Nazarul dan Daniel.

 

Klub bola Barito Putera sebenarnya dibentuk pada tahun 1988, berangkat dari keinginan H. Sulaiman HB untuk bisa memberikan olagraga sepak bola sebagai wadah bagi pemuda-pemuda Kalimantan untuk bisa memenuhi harapan mereka yang hoby bermain sepak bola dan sekaligus bisa mengangkat Kalimantan ke kancah nasional hingga internasional melalui olahraga sepak bola.

 

Sebenarnya deretan nama-nama pemain yang tergabung dari Barito Putera kebanyakan merupakan para pemain yang berasal dari PON Kalimantan Selatan, seperti M. Yusuf, M. Riduan, Radiani, Sear Yusuf Huwae, Abdullah, Sultan, Marjono, Enong Noordiansyah, Tarmizi dan Masransyah. Namun ada juga nama-nama pemain yang didatangkan dari beberapa daerah lainnya, seperti Muchtar, Agus Salim, Abu Nawas, M. Yunus, Nadir Salasa, Priyo Haryadi, dan Sugiarto.

 

Pada awal karier di kancah persepakbolaan Indonesia klub bola Barito Putera prtama kali dimanajeri oleh M Hatta dan pelatih atas nama Andi Lala, pada awalnya juga mereka bermarkas di Stadion 17 Mei Banjarmasin. Team kesebelasan Barito Putera sempat berpindah bermarkas markas ke Stadion Demang Lehman, karena klub ini berlebur dengan klub Martapura FC dan pada akhirnya harus kembali pindah ke markas awal Stadion 17 Mei Banjarmasin. Sedangkan awal pertama klub bola Barito Putera mengawali karier dan mulai bermain di Liga Super Indonesia kala itu pada musim 2013.

 

Demikian sedikit informasi tentang profil dan sejarah Barito Putera, semoga bisa menambah pengetahuan kita semua.

Recent search terms:

  • profil BARITO PUTERA (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prediksi Bola Malam Ini