Profil dan Sejarah Klub TSG Hoffenheim

Profil dan Sejarah Klub TSG Hoffenheim, mereka adalah salah satu klub sepak bola yang kini berkompetisi di ajang Bundesliga Jerman. Klub sepak bola ini bermarkas di Hoffenheim dan didirikan pada tanggal 1 Juni 1899. TSG Hoffenheim dalam menjamu lawan-lawannya menggunakan stadion Stadion Rhein-Neckar-Arena yang berkapasitas sekitar 30.000 penonton.

Salah satu klub bola peserta Bundesliga TSG Hoffenheim (Turn- und Sportgemeinschaft

1899 Hoffenheim). Klub sepak bola Hoffenheim dimiliki oleh Dietmar Hopp, sedangkan pelatih yang sekaligus merangkap sebagai manajer dari klub bola satu ini, dia adalah Julian Nagelsmann. Dia juga sebagai pelatih termuda di ajang Bundesliga Jerman.

Hoffenheim juga sangat dikenal sebagai klub sepak bola di Bundesliga yang paling banyak menghabiskan uang, tetapi pada kenyataannya tidak sebanding dengan prestasi yang dimilikinya. Para pemain dari Hoffenheim merupakan lulusan-lulusan akademi yang tidak di pilih oleh klub bola Bundesliga lainnya. Namun mereka tidak kenal menyerah dan terus berusaha demi hasil terbaik untuk Hoffenheim.

Walaupun klub ini didirikan pada tanggal 1 Juli 1899, namun debut sejarah dari klub bola Hoffenheim baru mulai muncul setelah Perang Dunia ke II tepatnya pada tahun 1945.

Pada awal  tahun 1990-an klub bola Hoffenheim bermain di kompetisi lokal amatir divisi delapan atau dikenal dengan Baden Württemberg A Liga. Sedangkan enam tahun berselang tepatnya pada tahun 1996, Hoffenheim berkompetisi di ajang Divisi V atau dikenal dengan nama Verbandsliga Nordbaden.

Mereka mendapatkan bantuan finansial setelah alumnus dari tim senior Hoffenheim, yaitu Hopp, co founder SAP AG kembali ke klub dan menggunakan uangnya untuk membantu keuangan dari klub Hoffenheim. Sekaligus mengakusisi kepemilikan Hoffenheim pada tahun 1990.

Di bawah kepemilikan Dietmar Hopp, Hoffenheim berhasil mengakhiri musim dengan berhasil menjuarai Verbandsliga, tepatnya pada ahun 2000, dan sekaligus mendapatkan promosi ke Divisi IV atau dikenal dengan ajang Oberliga Baden-Württemberg. Tidak butuh waktu lama klub bola Hoffenheim akhirnya berhasil merangsak naik ke kompetisi the Regional liga Süd pada musim 2001/2002. Namun di kompetisi the Regional liga Süd mereka tidak menghasilkan performa terbaik, Hoffenheim harus puas berada di posisi 13 klasemen akhir. Pada tahun selanjutnya Hoffenheim meraih capaian pada posisi ke lima.

Hoffenheim berhasil menunjukkan hasil terbaiknya pada musim 2003/2004, ketika itu mereka berhasil menempatkan posisi di peringkat keempat. Bahkan tidak hanya itu saja Hoffenheim juga membuat kejutan di Piala Jerman, dengan berhasil menyingkirkan beberapa klub yang berlaga di Bundesliga II, yaitu Eintracht Trier, Karlsruher SC, dan tak kalah mencengangkan Hoffenheim juga berhasil mempecundangi salah satu Rakasa Bundesliga sebut saja Bayer Leverkusen. Namun pada akhirnya Hoffenheim harus mengubur keinginannnya untuk bisa menjuarai Piala Jerman, karena mereka harus mengakui kekuatan salah satu klub yang terdaftar di Bundesliga II, yaitu VfB LübecII.

Pada tahun 2005 sang pemilik Hoffenheim sempat berpikir untuk menggabungkan Hoffenheim dengan dua klub lainnya; SV Sandhausen dan FC Astoria Walldorf. Nantinya jika penggabungan ketiga klub bola itu berhasil akan menciptakan satu klub bernama FC Heidelberg 06. Pada kenyataannya perundingan penggabungan ketiga klub bola tidak berjalan baik, karena berdasarkan hasilnya para pihak sebenarnya bersepakat jika ada penggabungan, namun gagal setelah ada pihak yang tidak menyepakati persoalan pembangunan stadion baru. Sehingga harus mengurungkan niat untuk penggabungan klub.

Setelah gagal untuk melakukan penggabungan namun sang pemilik tidak patah arang, karena Dietmar Hopp akhirnya membuat sebuah resolusi demi kemajuan Hoffenheim dia mencari pemain baru serta orang-orang yang sudah memiliki pengalaman di Bundesliga sebagi staf teknis Hoffenheim, seperti Jochen Seitz dan Tomislav Maric, serta Ralf Rangnick. Mereka adalah mantan dari manajer klub bola SSV Ulm 1846, VfB Stuttgart, Schalke 04, dan Hannover 96.

Apa yang dilakukan Dietmar Hopp ternyata membuahkan hasil, bahkan tak butuh waktu lama. Karena pada musim 2006/2007 Hoffenheim berhasil mengakhiri kompetisi di regional liga sud di posisi kedua sehingga mendapatkan promosi ke Bundesliga II.

Saat Hoffenheim berlaga di Bundesliga II pada musim 2007/2008, ternyata mereka langsung memberikan performa terbaiknya dan mengakhiri musim dengan posisi sebagai runner-up. Walaupun pada saat itu banyak yang tak mengira tapi pada kenyataannya itulah yang terjadi Hoffenheim mendapatkan promosi ke Bundesliga. Itulah sedikit ulasan profil dan sejarah klub TSG Hoffenheim, semoga bisa berguna serta bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prediksi Bola Malam Ini